TIPE-TIPE SEORANG PELATIH  

Ada banyak hal yang dilakukan untuk menjadi pelatih yang sukses. Ada beberapa hal yang bisa dikontrol dan ada yang tidak, seperti seringnya kesuksesan pelatih dihubungkan dengan rekor menang dan kalah dari pelatih tersebut atau jumlah gelar juara yang dimenangkan, akan tetapi ada hal lain yang juga bisa di hubungkan dengan kesuksesan seorang pelatih (coach), seperti pesatnya perkembangan pemain, kemampuan tim, meningkatnya presentase menang – kalah dalam kompetisi . sebenarnya kunci kesuksesan berasal dari kerja keras, goal setting (penentuan tujuan) dan perencanaan. Akan tetapi kita sebaiknya tidak berpikir halnya ingin sukses tetapi cenderung bagaimana membuat sebuah persiapan yang matang agar terjadi kesuksesan
  • Tugas utama Pelatih adalah membantu atlit untuk meningkatkan kemampuan dan mencapai prestasi atlit
  • Maka didalamnya ada hubungan timbal balik antara pelatih dan atlit, yang diharapkan adanya kecocokan dan kerjasama untuk mencapai prestasi.
  • Didalam kenyataannya pelatih menawarkan waktu dan pengetahuannya kepada atlit, sedangkan atlit mempunyai keinginan dan bakat yang dimiliki

TIPE – TIPE PELATIH
1. Pelatih yang Otoriter (Dominating Coach)
  • Ini adalah tipe pelatih yang paling umum, utamanya pada olahraga beregu, seperti bolabasket. Karakteristik yang menonjol adalah disiplin dan agresif. Pelatih ini akan selalu terjebak dalam situasi “Do or Die” (memaksakan kehendak), akan tetapi dapat menumbuhkan perhatian atlit dalam berlatih. Tipe ini biasanya terorganisasi dan terencana dengan baik, menuntut perhatian penuh dari atlit dan diwarnai adanya hukuman-hukuman dalam menegakkan disiplin yang diterapkan.
  • Keuntungan : Suasana yang disiplin sangat mendukung pencapaian prestasi dan menimbulkan dedikasi untuk mencapai tujuan
  • Kerugian : Sensitif dan rentan konflik, apalagi jika terjadi kekalahan beruntun.
2. Pelatih yang Demokratis (Personable Coach)
  • Ini adalah tipe pelatih yang “Nice Guy” yang disenangi seluruh anggota tim dikarenakan fleksibel dan kreatif dalam pendekatan kepada atlit dan penuh perhatian dengan menganggap atlit sebagai individu yang berberbeda dalam perlakuannya.
  • Keuntungan : Iklim saling menghormati dan hubungan yang berkualitas yang kadang akan memunculkan hasil di luar dugaan. Setiap orang yang termasuk dalam tim sangat menikmati peran dan sumbangannya terhadap tim
  • Kerugian : Fleksibilitas dan keterbukaan pelatih di salahgunakan oleh atlit yang bandel, sehingga hal ini akan nampak berubah menjadi “kelemahan
3. Pelatih yang Santai (Casual Coach)
  • Ini adalah tipe pelatih yang “Easy Going”, nyantai, pasif dan mengurangi keterlibatannya dalam tim. Hal ini akan tercermin dengan tidak adanya komitmen tim. Pelatih ini terbiasa mempersiapkan diri dan segala sesuatunya tidak terencana, sehingga ia hanya berperan sebagai konsultan
  • Keuntungan : Atlit mengembangkan kemandiriannya daripada menunggu dan menguntungkan pelatih. Suasana yang santai menghindari dari suasana yang penuh tekanan
  • Kerugian : Persiapan tim biasanya tidak mencukupi dalam menghadapi even, dikarenakan tidak adanya rencana yang matang, hal yang paling menonjol adalah tingkat kemampuan fisik yang sangat rendah. Efek dari sikap santai ini akan menimbulkan hilangnya kewibawaan seorang pelatih

Indikasi Indikasi Tentang Pelatih yang Baik
  1. Pelatih merupakan suri tauladan dengan penuh kejujuran
  2. Pelatih bisa menjadi “Pengikut” dan “Pendengar” yang baik
  3. Pelatih bisa mendisiplinkan atlit
  4. Pelatih bisa mengoreksi dan mau dikoreksi
  5. Pelatih berfungsi sebagai ahli Psikologi/ Kejiwaan
  6. Pelatih berfungsi sebagai teman dan pembimbing (curhat)
  7. Pelatih berfungsi sebagai pengganti orang tua

KETERAMPILAN DALAM MELATIH
  • KNOWING. (Tingkat pertumbuhan, perkembangan dan keterampilan; Tingkat kemampuan fisik, teknik, taktik dan mental; Teori Kecabangan)
  • ORGANIZING. Otoriter pelatih untuk merencanakan program latihan dalam rangka pengembangan keterampilan
  • OBSERVING. Waktu digunakan untuk mengasah keterampilannya dalam mengamati/mengobservasi latihan yang dilakukan atlit
  • COACHING. Pelatihan yang baik adalah bersifat individu yang mampu menjelaskan, mendemontrasikan, mengoreksi dan memotivasi, memberikan pujian, kritik membangun dan penguatan disaat dibutuhkan

MENENTUKAN FILOSOFI KEPELATIHAN ANDA TENTANG PERMAINAN BOLA BASKET  

Sebuah filosofi kepelatihan terbentuk dengan berbagai cara dan berlangsung terus menerus selama bertahun-tahun, dimulai dengan pengalaman pribadi saat bermain bola basket, mengamati berbagai macam pertandingan dan akan berlanjut disaat anda mempelajari lebih dalam tentang sebuah permainan dan bagaimana menerapkan kepada atlit

Cara terbaik untuk mengembangkan filosofi kepelatihan anda dan membantu atlit serta tim untuk mengoptimalkan potensi mereka adalah diantaranya dengan cara :

  1. Bola basket adalah bagian integral dari pendidikan, sehingga tugas pelatih bukan sekedar melatih permainan bola basket, akan tetapi juga mendidik mereka agar dapat menjadi seorang contoh dan tauladan serta bekerja keras untuk mencapai cita-citanya
  2. Jangan lupa untuk selalu ingin belajar, dan bekerja keras untuk memperbaharui kepelatihan dengan membaca buku yang berhubungan, mengikuti penataran dan bertanya kepada rekan pelatih lain
  3. Jadilah diri anda sendiri dan berusaha untuk melakukan hal yang terbaik yang anda lakukan
  4. Jangan melupakan bahwa segala sesuatu yang berasal dari diri kita akan mempengaruhi cara hidup yang anda latih
  5. Ajarkan kepada pemain pentingnya menentukan prioritas yang tepat guna memaksimalkan potensi dalam diri mereka dalam hal kepribadian, akademis dan prestasi olahraga
  6. Play Hard. Pemain diharapkan mampu mengeluarkan kemampuan yang dimiliki, karena anda tidak akan mencapai potensi yang mereka miliki tanpa memberikan usaha semaksimal mungkin dalam setiap hal yang dilakukan
  7. Play Smart. Dengan bermain cerdik berarti anda bermain dengan memperhitungkan keterbatasan-keterbatasan yang anda miliki dan yang dimiliki oleh lawan khususnya dalam hal fisik dan teknik
  8. Have Fun. Bola basket pada dasarnya adalah sebuah permainan yang diciptakan untuk sebuah kesenangan dan para pemain diharapkan mendapatkan kesenangan disaat bermain tanpa ada rasa takut kalah dan harus selalu menang, cara pemain untuk mendapatkan kesenangan tersebut dengan cara “Play Hard” dan “Play Smart”
  9. Evaluasi kemenangan dan kekalahan secara objektif dan fokuskan pada usaha pemain dan cara mereka bermain.
  10. Mengembangkan pengetahuan tentang system defense dan offense, keterampilan sebagai pemimpin atlit, bagaimana berhubungan dan berkomunikasi dengan atlit, bagaimana mengorganisasikannya dalam latihan, bagaimana memotivasi atlit, bagaimana mendisiplinkan atlit.

Di bawah ini adalah beberapa pertanyaan yang harus anda pikirkan jawabannya dan diharapkan dapat membantu anda dalam menentukan filsafat yang anda anut dalam permainan bola basket

  1. Apakah anda ingin melakukan fast break? Jika “ya” anda akan melakukannya setelah tembakan gagal atau bola masuk? Apakah anda mempunyai fast break yang diawali dari free-throw? Apa yang harus dipelajari setiap pemain pada posisinya masing-masing sesuai dengan keinginan anda (dalam fast break)
  2. Apa metode anda dalam memecahka half-court man to man defense? Apakan anda akan menggunakan beragam system offense? Apakah anda akan mmecahkan dengan pola/patren atau motion offense? Apakah anda berorientasi permainan inside atau outside/three pointer? Apa yang harus dipelajari setiap pemain pada posisinya masing-masing sesuai keinginan anda (dalam half court man to man defense)
  3. Apa medode anda dalam memecahkan half court zone defense? Apakah anda akan menekankan pemain untuk menyerang zona yang kosong atau menekankan pada dribble penetration? Apakah akan memutar bola dengan memperbanyak passing untuk mencari peluang didalam/inside atau tembakan luar/outside shoot? Apa yang harus dipelajari setiap pemain pada posisinya masing-masing sesuai keinginan anda (dalam half court zone offense)
  4. Apa metode anda dalam memecahkan full court press defense? Apa yang akan anda gunakan untuk memecahkan full court man to man press defense? Apa yang anda lakukan untuk memecahkan full court zone press defense? Apakah anda akan mencoba untuk langsung membuat skor atau tujuan anda hanya memecahkan press defense tersebut dan melanjutkannya dengan half court offense? Apa yang harus dipelajari setiap pemain pada posisinya masing-masing sesuai keinginan anda (dalam full court press offense)
  5. Apakah anda akan menerapkan berbagai macam half court defense? Apakah anda akan menggunakan man to man defense atau zone defense? Sejauh mana anda ingin memantapkan half court defense tim anda? Bagaimana anda melakukan penjagaan bola pada low post atau outside player? Kemana anda akan mengarahkan bola?
  6. Apakah anda akan menggunakan full court defense? Apakah anda akan menggunakan press defense? Apakah anda menggunakan man to man press defense atau zone press defense? Apa yang harus dipelajari setiap pemain pada posisnya masing-masing sesuai keinginan anda (dalam press defense)
  7. Bagaimana dengan delay offense (usaha untuk memperlambat offense) ? dan special play (pola/pattern tertentu) Apakah anda sudah mempersiapkannya? Jika “ya” apakah anda akan menggunakan lebar lapangan atau sekedar menghabiskan shot clock? Apakah anda mempersiapkan pola/pattern untuk detik-detik terakhir? Apa yang harus dipelajari setiap pemain pada posisinya masing-masing sesuai keinginan anda?
  8. Bagaimana dengan special situations? Apakah yang anda gunakan saat inbound pass dari under basket dan dari sideline? Apakah anda ingin langsung membuat skor atau sekedar mengamankan inbound pass tersebut dan melanjutkannya dengan half court offense? Apa yang anda lakukan pada situasi jump ball?

Daftar pertanyaan diatas tersebut memang belum lengkap seluruhnya, akan tetapi dharapkan cukup membantu dan mengarahkan filsafat anda tentang permainan bola basket dan tipe permainan yang bagaimana yang akan anda terapkan pada tim anda. Anda dapat memberikan daftar pertanyaan lain yang menurut anda perlu untuk mengembangkan permainan bola basket sehingga dapat memperkaya dan menguatkan filsafat anda tentang permainan bola basket.