Powered By Blogger

BALLHANDLING

Inti dari latihan ballhandling bagi pemain muda adalah bagaiman mereka menyukai dan menikmati latihannya. Pemain cenderung melakukan latihan ini dengan kecepatan tinggi, padahal hal ini tidak selalu benar. Tekankan pada pemain cara melakukan ballhandling yang benar dengan timing yang tepat
 
Latihan BL 1 ( around the wish )
Pegang bola dengan tangan kanan lalu pindahkan ke tangan kiri melalui pinggul, lakukan secara terus menerus selama 30 detik, begitu pula sebaliknya
Latihan BL 2 ( around the head )
Pegang bola dengan tangan kanan lalu angkat kedua tangan di atas pundak, pindahkan bola ke tangan kiri secara terus menerus selama 30 detik, begitu pula sebaliknya
Latihan BL 3 ( double leg-single leg )
Pegang bola dengan tangan kanan, pindahkan ke tangan kiri melalui belakang kaki sampai kembali ke tangan kanan, lalu regangkan kaki kiri dan pindahkan bola dari tangan kanan ke tangan kiri mengitari kaki kanan. Selanjutnya pindahkan kembali bola dari tangan kanan ke tangan kiri melalui belakang kaki, lalu regangkan kaki kanan dan pindahkan bola dari tangan kiri ke tangan kanan mengitari kaki kiri

 
Latihan BL 4 ( around the head, waist and leg )
Putar bola melalui kepala, pinggul dan kedua kaki dengan terus menerus selama 30 detik, demikian juga dilakukan dengan arah kebalikannya
Latihan BL 5 ( figure eight )
Pegang bola dengan tangan kanan pindakan bola ke tangan kiri melalui bawah kaki, lalu dilanjutkan dari kanan ke kiri membentuk angka 8. Lakukan pula gerakan yang sama namun dengan arah yang berlawanan




Latihan BL 6 ( figure eight from the front )
Latihan dimulai dengan posisi quick stance. Bola dipegang oleh kedua tangn di depan kemudian lepaskan bola, kemudian bola ditangkap oleh kedua tangan di belakang, begitu juga sebaliknya
 
Latihan BL 7 ( rhythm )
Mulai dengan lutut tertekuk dalam posisi quick stance, buka kedua kaki selebar bahu. Pegang bola pada tangan kanan lalu pindahkan ke tangan kiri melalui belakang kaki kanan. Lepaskan bola agar memantul satu kali ke lantai lalu tangkap kembali dengan kedua tangan pada sisi sebelah kiri

Latihan BL 8 ( figure eight with one bounce )
Perpindahan bol apada latihan ini mirip dengan latihan BL 7, namun bola tidak dipegang melainkan di dribble.
Latihan BL 9 ( one hand around the leg with one bounce )
Pegang bola dengantangan kanan lalu putarkan melalui belakang kaki kanan, dan kembali dipegang dengan tangan kanan setelah mamantul ke lantai malalui kedua kaki yang di buka selebar bahu. Demikian pula dilakukan dengan tangan kiri.


Latihan BL 10 ( figure eight speed dribble )
Latihan dimulai dengan dribble dari tangan kanan atau tangan kiri melalui bawah kaki membentuk angka 8. Mulai dengan pelan dan pertahankan posisi bola serendah mungkin. Secara bertahap tingkatkan kecepatan
Latihan BL 11 ( blurr )
Latihan dimulai dengan posisi quick stance. Lakukan dribble dari belakang ke depan melalui kedua kaki terbuka
Latihan BL 12 ( front and rear crossover )
Lakukan crossover dari tangan kanan ke tangan kiri, lalu pindahkan ke belakang kaki dan mulai lagi dengan tangan kanan ke tangan kiri lagi

Latihan BL 13 ( big hole 1 )
Latihan ini dimulai dengan quick stance, kedua tangan kita menguasai dua bola di belakang kaki lalu pantulkan ke lantai dengan arah ke depan. Selanjutnya, putarkan kedua bola kembali ke belakang lagi melalui sisi luar kaki kita
Latihan BL 14 ( big hole 2 )
Latihan ini sama dengan latihan BL 13, namun dilakukan dengan perpindahan bola yang silih bergantian

DEFENSIVE TRANSITION DALAM PERMAINAN BOLA BASKET


ON BALL TO OFF BALL DEFENSE
Peralihan defense ini terjadi saat offender dengan bola melakukan passing sehingga defender tadi, sekarang menjaga offender tanpa bola. Defender harus tetap dalam kondisi siaga. Jika bola masih ada dalam strong side position, maka posisi defender adalah denial stance. Tetapi jika bola ada dalam weak side position, maka defender harus melakukan pistol stance / triangle defense, dengan prosedur seperti:
  1. Lakukan back step, untuk menjaga pandangan mata kita ke offender sehingga offender tidak mudah melakukan backdoor cut
  2. Segera lakukan pistol stance / triangle defense, untuk siap melakukan help recovery
OFF BALL TO ON BALL DEFENSE
Dalam situasi ini defender malakukan defense ke offender yang tadinya tidak memegang bola menjadi offender yang memegang bola
Hal yang harus diperhatikan :
  1. Berlari secepatnya ke arah offender pemegang bola tadi. Lakukanlah 1 kali rear turn lalu beberapa kali slide dilanjutkan sprint ke arah offender
  2. Sesaat sebelum mendekati offender, lakukanlah stutter step dengan satu tangan ke atas dan bersiap ke defensive stance yang sempurna
  3. Disarankan defender mengarahkan offender ke satu sisi dengan melangkahkan satu kaki ke depan
  4. Defender harus siaga jika offender melakukan penetrasi dengan tiba-tiba
  5. Jaga jarak dan bersiaplah melakukan rear turn lalu slide jika offender melakukan dribble

PERGERAKAN DASAR TANPA BOLA DALAM PERMAINAN BOLA BASKET

Ada beberapa pergerakan dasar tanpa bola dalam permainan bola basket diantaranya yaitu  :

V-CUT
V – cut adalah gerakan zig-zag merubah arah yang membentuk huruf V. untuk malakukan V – cut, pemain harus menempatkan sebagian berat badannya pada kaki yang berlawanan dengan arah yang diinginkan. Maksudnya pemain bergerak menanamkan kakinya kearah kiri lalu dengan cepat merubah arah ke kanan, begitu pula sebaliknya. Saat melakukan perubahan arah pada pergerakan meminta bola jangan lupa untuk mengangkat tangan sebagai arah target passing

FRONT AND REAR CUT
Pergerakan ini dibuat setelah seorang pamain melakukan passing ke temannya dan mencoba memanfaatkan kelengahan defender dengan cutting ke arah ring dengan maksud dapat menerima passing kembali. Gerakan ini sering disebut give and go.
ada dua bentuk give and go:

Front cut
, yakni : offender menerima bola di depan defender. Biasanya gerakan yang digunakan adalah V – cut
Rear cut, yakni : offender menerima bola di belakang defender 






DECOY MOVES
Inti dari pergerakan ini adalah membuat defender sibuk dan mengganggu konsentrasi defender dengan memancing agar ia terfokus hanya pada pembawa bola. Ajarkan pemain untuk melakukan tipuan dengan gerakan mata dan tipuan suara

SHOOT MOVES
Saat bola ditembak ke arah ring, tiap offender harus mengambil posisi rebound. Jangan ada pemain yang hanya berdiri diam menunnggu di box – out oleh lawan melainkan gunakan gerakan-gerakan tipuan untuk mengambil posisi yang menguntungkan untuk mengambil bola pantul.Jangan hanya berdiri melihat bola, tetapi asumsikan bahwa bola tembakan tidak akan masuk dan lakukan usaha untuk mendapatkan bola kembali.

ASSIGNED MOVES
Seorang pelatih memberikan perintah individu khusus kepada pemain, contohnya pada saat jump ball, out of bounds, free throw dan sett pattern. Pemain-pemain ini punya otoritas tersendiri untuk melakukan cutting lalu eksekusi di tengah pattern

KONSEP PERGERAKAN TANPA BOLA DALAM PERMAINAN BOLA BASKET ( MOVING WITHOUT THE BALL )

Bola adalah magnet dari permainan bola basket. Terbukti mayoritas pergerakan tertuju pada bola. Padahal fakta menunjukkan pada permainan bola basket seorang pemain akan melakukan pergerakan tanpa bola lebih dari 80%
Salah satu tugas terberat seorang pelatih adalah mengajarkan pada pemain bagaimana untuk terus menerus melakukan pergerakan walaupun tanpa memegang bola. Betapa pentingnya pergerakan tanpa bola di saat pemain melakukan offense ataupun defense. Para pemain harus bias melakukan pergerakan tanpa bola dengan efektif, efesien dan punya tujuan tertentu yang jelas.
Dibawah ini adalah beberapa konsep pergerakan tanpa bola pada saat melakukan offense (penyerangan) yang perlu diingat agar tujuan yang diinginkan dapat tercapai :
  1. Siagalah dan ingat bahwa semua pergerakan bermula dari lantai
  2. Bergeraklah sesuai dengan teknik yang benar agar tetap pada posisi seimbang sehingga pemain dapat melakukan berbagai pergerakan dengan cepat
  3. Lihat defender dan perhatikan posisi bola. Semua pergerakan harus berdasarkan situasi permainan, sehingga penting untuk mengetahui posisi defender dan bola. Pemain harus mengerti kapan ia harus meminta bola, kapan membuka ruang bagi pembawa bola, dan pergerakan-pergerakan tanpa bola lainnya
  4. Melepaskan diri dari defender, pemain harus belajar bagaimana melepaskan diri dari defender dan mendapatkan ruang agar bisa mendapatkan bola. Jarak ideal menerima operan dari pemain lain adalah kurang dari 15 sampai 18 kaki
  5. Menerima bola dengan sempurna, ini meliputi bagaimana pemain melepaskan diri dari defender, mendapatkan ruang untuk menerima bola, sampai manerima bola dalam posisi quick stance sehingga dapat melakukan triple threat position
  6. Jadilah seorang “actor”. Maksud dari hal ini adalah mengelabui defendernya dengan banyak tipuan
  7. Perluas pandangan defender. Maksudnya adalah karena mata defender harus tertuju pada 2 sisi yaitu bola dan offender, perluaslah area pandangan defender karena saat defender mempunyai area pandangan yang luas, ia akan kesulitan memabagi pandangannya. Pada saat defender lengah, offender akan dapat dengan mudah melakukan cutting. Salah satu cara agar ini bisa terjadi adalah dengan memposisikan diri berada di belakang defender.
  8. Menjemput bola. Saat akan menerima operan, gerakan menjemput bola adalah penting. Jika saat pemain menjemput bola namun pemain melihat bawah defender akan dapat melakukan intercept, seorang pemain bisa melakukan break away ( back cut ) yaitu berlari mundur dan menciptakan ruang terima bola di belakang defender. Pemain yang melakukan passing sebaiknya menggunakan overhead pass, sehingga tidak mudah di intercept
  9. Mendekat dan cepat merubah arah. Kadang pemain berpikir bahwa selalu jauh dari defender adalah cara terbaik mendapatkan bola. Padahal dengan bergerak mendekat kea rah defender lalu dengan cepat merubah arah bida menjadi cara jitu melepaskan diri dari offender. V-cut dan L-cut adalah contaoh pergerakan dengan konsep ini.

GERAK DASAR ( BASIC MOTION ) DALAM PERMAINAN BOLA BASKET

Body control atau control tubuh dan footwork ( olah kaki merupakan dasar keterampilan setiap individu untuk dapat bermain dengan baik, sebab dalam olahraga bola basket sangat menuntut kemampuan untuk bergerak dengan cepat, berhenti dengan cepat merubah arah dengan cepat dan untuk melakukan gerakan teknik dalam bola basket sangat tergantung pada kemampuan pemain untuk selalu megontrol gerakan tubuhnya. Beberapa kemampuan gerak dasar yang perlu dimiliki oleh setiap pemain bola basket antara lain : 

QUICK STANCE
Gerak ini dibutuhkan utamanya dalam defense, dengan kaki dilebarkan selebar bahu, satu kaki agak sedikit maju ke depan, lutut sedikit ditekuk, berat badan bertumpu secara sama pada kaki dan lengan ditekuk di jatuhkan dari tubuh
 


FOOTWORK
Gerak ini sangat berguna saat seorang pemain harus berhenti tiba-tiba atau harus bergerak secepatnya mengikuti arah gerak selanjutnya yang dituju. Perbahan arah ini sering menipu pemain yang melakukan defense, tapi dengan footwork dan balance (keseimbangan) yang baik akan dapat menjadi peredam yang efektif

STRIDLE / STRADDLE STOP
Ini adalah gerak dasar saat pemain harus berhenti tiba-tiba, gerak ini sering disebut dengan irama dua langkah. Karena mengguanakan dua hitungan untuk berhenti setelah bergerak, dimana kaki yang mendarat lebih awal menjadi kaki poros sedang kaki yang lain adalah kaki untu melangkah



 
JUMP STOP
Gerak ini sama dengan stride stop, hanya saja kaki mendarat bersama-sama ke lantai sehingga pemain mempunyai keuntungan untuk memilih kaki poros dan kaki langkahnya, sehingga ini merupakan keuntungan, membuat lawan sulit menebak kaki mana yang akan melangkah



QUICK START (Slide and Step)
Gerak kesamping dengan melangkahkan kaki luar sesuai arah bergerak, gerak kaki ini terutama saat melakukan defense




PIVOT (Rear Turn and Front Turn)
Menggerakan satu kaki (kaki langkah, bukan kaki poros) yang digunakan pemain untuk melepaskan diri atau mencari ruang pandangnya ke lapangan agar mendapatkan kesempatan yang baik untuk passing, dribbling, driving atau shooting

 





MENGEMBANGKAN FILSAFAT DEFENSE DAN OFFENSE DALAM PERMAINAN BOLA BASKET

Dalam mengembangkan filsafat anda tentang defense, anda harus melihat dan mempertimbangkan berbagai gaya permainan yang berbeda dan menentukan apa yang terbaik sesuai situasi dan kondisi yang anda hadapi saat itu. Akan tetapi pada dasarnya ada dua buah system. System yang pertama adalah anda bisa menyesuaikan dengan tim anda yang notabene selalu mengalami perubahan, system yang kedua anda menerapkan gaya defense dan offense yang berbeda dari tahun ke tahun tanpa memandang pemainnya meskipun selalu berganti-ganti

Filosofi Defense
Dalam memilih jenis defense yang anda inginkan, anda harus memutuskan apa yang ada di benak anda tentang defense dan seberapa banyak waktu yang anda luangkan untu melatih defense. Anda harus menentukan apakah bermain man to man atau zone, half court atau full court,…dsb.

Filosofi Offense
Mengembangkan filosofi offense merupakan hal yang penting karena banyak sekali pilihan dalam offense, apakah anda cenderung bermain dengan tempo tinggi atau dengan control? atau ingin mengutamakan kemampuan individu atau kerjasama tim? Akan tetapi setiap saat dalam menentukan offense anda harus mempertimbangkan kemampuan individu dan tipe defense lawan untuk menentukan system offense yang dapat dimainkan oleh tim anda.


MENENTUKAN FILOSOFI KEPELATIHAN ANDA TENTANG PERMAINAN BOLA BASKET

Sebuah filosofi kepelatihan terbentuk dengan berbagai cara dan berlangsung terus menerus selama bertahun-tahun, dimulai dengan pengalaman pribadi saat bermain bola basket, mengamati berbagai macam pertandingan dan akan berlanjut disaat anda mempelajari lebih dalam tentang sebuah permainan dan bagaimana menerapkan kepada atlit.

Cara terbaik untuk mengembangkan filosofi kepelatihan anda dan membantu atlit serta tim untuk mengoptimalkan potensi mereka adalah diantaranya dengan cara :
  1. Bola basket adalah bagian integral dari pendidikan, sehingga tugas pelatih bukan sekedar melatih permainan bola basket, akan tetapi juga mendidik mereka agar dapat menjadi seorang contoh dan tauladan serta bekerja keras untuk mencapai cita-citanya
  2. Jangan lupa untuk selalu ingin belajar, dan bekerja keras untuk memperbaharui kepelatihan dengan membaca buku yang berhubungan, mengikuti penataran dan bertanya kepada rekan pelatih lain
  3. Jadilah diri anda sendiri dan berusaha untuk melakukan hal yang terbaik yang anda lakukan
  4. Jangan melupakan bahwa segala sesuatu yang berasal dari diri kita akan mempengaruhi cara hidup yang anda latih
  5. Ajarkan kepada pemain pentingnya menentukan prioritas yang tepat guna memaksimalkan potensi dalam diri mereka dalam hal kepribadian, akademis dan prestasi olahraga
  6. Play Hard. Pemain diharapkan mampu mengeluarkan kemampuan yang dimiliki, karena anda tidak akan mencapai potensi yang mereka miliki tanpa memberikan usaha semaksimal mungkin dalam setiap hal yang dilakukan
  7. Play Smart. Dengan bermain cerdik berarti anda bermain dengan memperhitungkan keterbatasan-keterbatasan yang anda miliki dan yang dimiliki oleh lawan khususnya dalam hal fisik dan teknik
  8. Have Fun. Bola basket pada dasarnya adalah sebuah permainan yang diciptakan untuk sebuah kesenangan dan para pemain diharapkan mendapatkan kesenangan disaat bermain tanpa ada rasa takut kalah dan harus selalu menang, cara pemain untuk mendapatkan kesenangan tersebut dengan cara “Play Hard” dan “Play Smart”
  9. Evaluasi kemenangan dan kekalahan secara objektif dan fokuskan pada usaha pemain dan cara mereka bermain.
  10. Mengembangkan pengetahuan tentang system defense dan offense, keterampilan sebagai pemimpin atlit, bagaimana berhubungan dan berkomunikasi dengan atlit, bagaimana mengorganisasikannya dalam latihan, bagaimana memotivasi atlit, bagaimana mendisiplinkan atlit.
Di bawah ini adalah beberapa pertanyaan yang harus anda pikirkan jawabannya dan diharapkan dapat membantu anda dalam menentukan filsafat yang anda anut dalam permainan bola basket
  1. Apakah anda ingin melakukan fast break? Jika “ya” anda akan melakukannya setelah tembakan gagal atau bola masuk? Apakah anda mempunyai fast break yang diawali dari free-throw? Apa yang harus dipelajari setiap pemain pada posisinya masing-masing sesuai dengan keinginan anda (dalam fast break)
  2. Apa metode anda dalam memecahka half-court man to man defense? Apakan anda akan menggunakan beragam system offense? Apakah anda akan mmecahkan dengan pola/patren atau motion offense? Apakah anda berorientasi permainan inside atau outside/three pointer? Apa yang harus dipelajari setiap pemain pada posisinya masing-masing sesuai keinginan anda (dalam half court man to man defense)
  3. Apa medode anda dalam memecahkan half court zone defense? Apakah anda akan menekankan pemain untuk menyerang zona yang kosong atau menekankan pada dribble penetration? Apakah akan memutar bola dengan memperbanyak passing untuk mencari peluang didalam/inside atau tembakan luar/outside shoot? Apa yang harus dipelajari setiap pemain pada posisinya masing-masing sesuai keinginan anda (dalam half court zone offense)
  4. Apa metode anda dalam memecahkan full court press defense? Apa yang akan anda gunakan untuk memecahkan full court man to man press defense? Apa yang anda lakukan untuk memecahkan full court zone press defense? Apakah anda akan mencoba untuk langsung membuat skor atau tujuan anda hanya memecahkan press defense tersebut dan melanjutkannya dengan half court offense? Apa yang harus dipelajari setiap pemain pada posisinya masing-masing sesuai keinginan anda (dalam full court press offense)
  5. Apakah anda akan menerapkan berbagai macam half court defense? Apakah anda akan menggunakan man to man defense atau zone defense? Sejauh mana anda ingin memantapkan half court defense tim anda? Bagaimana anda melakukan penjagaan bola pada low post atau outside player? Kemana anda akan mengarahkan bola?
  6. Apakah anda akan menggunakan full court defense? Apakah anda akan menggunakan press defense? Apakah anda menggunakan man to man press defense atau zone press defense? Apa yang harus dipelajari setiap pemain pada posisnya masing-masing sesuai keinginan anda (dalam press defense)
  7. Bagaimana dengan delay offense (usaha untuk memperlambat offense) ? dan special play (pola/pattern tertentu) Apakah anda sudah mempersiapkannya? Jika “ya” apakah anda akan menggunakan lebar lapangan atau sekedar menghabiskan shot clock? Apakah anda mempersiapkan pola/pattern untuk detik-detik terakhir? Apa yang harus dipelajari setiap pemain pada posisinya masing-masing sesuai keinginan anda?
  8. Bagaimana dengan special situations? Apakah yang anda gunakan saat inbound pass dari under basket dan dari sideline? Apakah anda ingin langsung membuat skor atau sekedar mengamankan inbound pass tersebut dan melanjutkannya dengan half court offense? Apa yang anda lakukan pada situasi jump ball?
Daftar pertanyaan diatas tersebut memang belum lengkap seluruhnya, akan tetapi dharapkan cukup membantu dan mengarahkan filsafat anda tentang permainan bola basket dan tipe permainan yang bagaimana yang akan anda terapkan pada tim anda. Anda dapat memberikan daftar pertanyaan lain yang menurut anda perlu untuk mengembangkan permainan bola basket sehingga dapat memperkaya dan menguatkan filsafat anda tentang permainan bola basket.

Pengikut

 photo fiba_logo_quercopy_zps13231a28.png  photo PERBASI_Blog_zps95deb748.png
 photo HeadCoachBasketball_logoblog_zpsd965225e.png